Sejarah makanan biskuit Nextar
SEJARAH NEXTAR
Nextar adalah merek kue kering (cookies) yang diproduksi oleh PT Kaldu Sari Nabati Indonesia. Perusahaan ini, yang lebih dikenal sebagai Nabati Group, memulai usahanya dari industri rumahan pada tahun 1985 dan kemudian berkembang menjadi perusahaan besar yang memproduksi berbagai produk makanan ringan, termasuk Nextar. Nextar sendiri pertama kali diluncurkan pada tahun 2015 sebagai Nextar Nastar.
komposisi Nextar:
Bahan Utama:
Tepung terigu
Gula
Lemak nabati
Bahan Tambahan (Varian Nastar):
Nanas
Sirup glukosa
Pati jagung
Susu bubuk
Keju bubuk
Pengental pektin
Pengatur suspensi
Perisa artifisial nanas
Bahan Tambahan (Varian Brownies):
Cokelat bubuk
Dekstrosa
Gula aren
Maltodekstrin
Bahan Tambahan Umum:
Garam
Pengembang natrium bikarbonat
Pengawet kalium sorbat
Pengemulsi lesitin kedelai
Perisa sintetik vanila
rincian kalori per kemasan dan per buah:
1 buah Brownies berikutnya: 60 kalori
1 kemasan Nextar Brownies (3 buah): 210 kalori.
harga beberapa varian Nextar:
Nextar Kue Nastar Nanas Kaleng 288 gram: Sekitar Rp34.200
Nextar Brownies Coklat - isi 10 sachet (1 box): Sekitar Rp23.600
Nextar Star Double Cream Rasa Double Richoco: Sekitar Rp20.000
Nextar Noir Cookies & Cream (10x28.5 gram): Sekitar Rp13.000
Nextar Kiloan (berbagai jenis): Harga bervariasi, mulai dari sekitar Rp12.350 hingga Rp33.000 per kemasan
Nextar 336gr Kaleng Biskuit Kue Nastar: Sekitar Rp38.800
Kelebihan Nextar:
Beragam Rasa:
Nextar menawarkan berbagai pilihan rasa, seperti nanas (nastar), cokelat, strawberry, dan rasa baru seperti Korean Goguma, yang memungkinkan konsumen untuk memilih sesuai selera.
Tekstur yang Beragam:
Selanjutnya memiliki berbagai tekstur, mulai dari yang lembut (seperti brownies) hingga yang lebih renyah (seperti cookies).
Kemasan Praktis:
Kemasan Nextar yang praktis membuatnya mudah dibawa dan dinikmati kapan saja.
Harga Terjangkau:
Harga Nextar relatif terjangkau, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
Ketersediaan:
Nextar mudah ditemukan di berbagai minimarket dan toko kelontong.
Kandungan Vitamin D:
Beberapa varian Nextar, seperti nastar, diklaim mengandung vitamin D yang bermanfaat bagi kesehatan.
Kekurangan Nextar:
Berat Kemasan Berkurang:
Beberapa konsumen merasa bahwa berat kemasan Nextar saat ini lebih ringan dibandingkan dengan produk awal kemunculannya.
Perubahan Rasa:
Ada juga konsumen yang merasa bahwa rasa Nextar, terutama varian cokelat, sedikit berbeda dari rasa awal kemunculannya.
Tekstur yang Terlalu Kering:
Beberapa konsumen juga mengeluhkan tekstur Nextar yang terasa terlalu kering.
Kualitas Isian:
Ada keluhan mengenai kualitas isian terutama pada varian cokelat dan strawberry yang dinilai kurang memuaskan.
Kesimpulan:
Nextar adalah pilihan camilan yang menarik dengan berbagai kelebihan seperti rasa yang beragam, tekstur yang unik, kemasan praktis, dan harga terjangkau. Namun, beberapa konsumen juga mengkritik perubahan rasa, berat kemasan, dan kualitas produk. Pilihan untuk mencoba atau tidaknya Nextar sepenuhnya tergantung pada preferensi pribadi masing-masing konsumen.
perkembangannya:
Nextar menghadirkan berbagai inovasi rasa dan kemasan, menjadikannya semakin populer di masyarakat.


Comments
Post a Comment